Awalnya
Kevin dan saya ingin mengunjungi kota
Tanjung Pinang. Namun karena kehabisan tiket, kami memutuskan untuk jalan-jalan ke Pengerang di hari Sabtu kemarin. Kami mengambil salah satu bumboat yang paling pagi (9am) dari Changi Point ke Pengerang. Sesungguhnya Pengarang hanyalah Pos Imigrasi kecil yang terletak di Johor bagian tenggara. Disana terdapat dermaga bernama Tanjung Pengelih Jetty yang merupakan tempat bersandarnya feri-feri dan kapal-kapal kecil dari Singapura dan Batam.

Dari Tanjung Pengelih, kami menyewa taksi yang membawa kami ke Ostrich Farm yang terletak di
Kota Tinggi. Di perjalanan kami melewati
Sungei Renggit, perkampungan nelayan yang terkenal dengan Seafood-nya. Setelah sampai di Ostrich Farm, dengan tiket masuk seharga 12 Ringgit, kami masuk ke peternakan yang memiliki lebih dari 300 Burung Unta. Dari yang sedang menetas sampai yang dewasa. Disana juga disediakan menu-menu makanan dari daging dan telur Burung Unta.

Setelah itu kembali ke Sungai Rengit, tepatnya di Jade Garden Restaurant, untuk makan siang. Kami memesan Colour Lobster, Steam Sea Bass, Kangkong Belacan, serta nasi & minuman tentu saja. Untuk berdua, kami menghabiskan uang sekitar 200 Ringgit. Sangat mahal untuk perkampungan kecil seperti itu. Mungkin karena kami pesan Lobster yang paling mahal (150 Ringgit atau 75% dari total harga). :(



Kami kembali ke Singapura sekitar jam 5 sore. Perjalanan yang kurang menarik dan cenderung membosankan. Tapi cukup OK untuk menghabisakan setengah hari melihat tempat baru.
