
Akhirnya kesampaian lagi mengunjungi Bali, one of the most beautiful places in the world. Saya dan jontor berada di Bali tanggal 16-19 Agustus 2008 dalam rangka Honey Moon part 3, setelah Vietnam dan Thailand. Sebenarnya, alasan utama yang mendorong kami ke Bali adalah promosi tiket penerbangan Singapura-Denpasar dari Lion Air yang sangat murah. Kami cukup membayar 2,8 juta rupiah untuk dua orang PP. Itung-itung jadinya hanya Rp 700 ribu untuk sekali jalan... :D
Sama dengan pesawat yang ke Saigon,
Lion Air juga menggunakan Boeing 737-900ER untuk ke Bali. Dari Toa Payoh kami berangkat jam 4.30am menuju Changi International Airport karena kami mengambil penerbangan jam 6.20am. Kami berada di pesawat selama lebih dari 2,5 jam sebelum tiba di Bandara International Ngurah Rai di Denpasar sekitar jam 9am. Tidak ada perbedaan waktu antara Singapura dan Denpasar. ^_^

Dari bandara kami langsung ambil taksi menuju
White Rose Hotel, tempat kami berteduh selama 3 malam. Karena saat ini peak season, jadi harga kamar hotel-hotel di Bali memang cukup mahal. Kami mendapat kamar seharga Rp 495 ribu per malam
including breakfast. White Rose Hotel terletak sangat dekat dengan cafe tempat Bom Bali 2 meledak, yang saat ini sudah disulap menjadi monumen peringatan. Kita bisa melihat nama-nama korban Bom Bali 2 terukir rapi di menumen tersebut.
Di hari pertama di Bali kami menyewa mobil sekaligus supir dari
Suta Tour seharga Rp 265 ribu (10 jam) atau 305 ribu (12 jam). Harga tersebut sudah termasuk bensin. Mengikuti itinerary yang dibuat oleh Hardi, kami manuju ke Warung Nikmat dulu untuk makan siang. Kami lupa memesan Sop Buntut padahal itu yang direkomendasikan Hardi. Tapi tak apalah yang penting kenyang.

Setelah itu Pak Kadek, supir dari Suta Tour, membawa kami ke
Pura Tanah Lot yang terkenal dengan keberadaan pura diatas batu karang yang terpisah dari daratan saat laut sedang pasang. Pura ini dikerjaan di abad 15 oleh pendeta Niratha. Dalam bahasa Bali, Tanah Lot sendiri berarti "tanah di tengah lautan". Terletak 20 km dari kota Denpasar, Tanah Lot sering digunakan untuk upacara-upacara besar seperti Galungan dan Kuningan.
This place is highly recommended to see.

Setelah puas moto-moto, kami kembali ke parkiran dan melanjutkan perjalanan ke Kampung Bali, pusat oleh-oleh khas Bali. Pak Kadek merekomendasikan tempat ini untuk beli oleh-oleh karena tempatnya nyaman dan harganya juga sudah harga pas. Jadi kami tidak perlu buang-buang energi untuk tawar-menawar harga.

Setelah belanja beberapa kaos dan oleh-oleh, kami langsung meluncur ke
Garuda Wisnu Kencana yang terletak di bagian selatan Pulau Bali. Tempat ini masih dalam proses pengerjaan, walau demikian kita sudah bisa melihat patung dewa Wisnu tanpa lengan, dan bagian kepala patung Garuda. Rencananya patung lengkapnya akan setinggi 146 meter dan menjadi ikon Pulau Bali.

Dari GWK kami melanjutkan perjalanan ke
Uluwatu yang terletak di kabupaten Badung. Selain terkenal sebagai surfin spot, disana terdapat pura bernama Pura Luhur yang berada di atas tebing setinggi 100 meter. Pura yang dibangun di abad 11 ini menghadap Samudera Hindia yang memberikan panorama sunset yang luar biasa bagus. Selain itu, Uluwatu juga merupakan salah satu habitat monyet banyak terdapat di Bali.
This place is highly recommended to see. It is my favorite place in Bali.

Kami sengaja berada di Uluwatu cukup lama untuk menyaksikan
Tari Kecak. Tari Kecak adalah sebuah drama musikal khas Bali yang diperkenalkan tahun 1930. Tarian ini diperagakan oleh minimal 70 orang dengan formasi utama lingkaran. Tarian ini menceritakan tentang peperangan antara Rawana dengan Rama yang dibantu Hanoman. Saat ini suasana petang sangat mendukung tarian ini. Langit yang berwarna ungu dan jingga memberikan suasana dimana kerjaan-kerajaan kuno masih berjaya di Indonesia. ...
jadi inget film Brama Kumbara... :DHari pertama di Bali sangat-sangat memuaskan. Senang sekali bisa melihat tempat-tempat indah dan kaya akan budaya.
Photo Albums:Bali Trip - Tanah Lot (17 photos)Bali Trip - Garuda Wisnu Kencana (15 photos)Bali Trip - Uluwatu (13 photos)Bali Trip - Kecak Dance @Uluwatu (18 photos)
Boaz@Flickr - Bali Trip 2008Links:Tanah LotGaruda Wisnu KencanaPura Luhur UluwatuKecak DanceEquipments:Canon EOS 40D
Canon EF-S 18-55mm f/3.5-5.6 IS
Kenko DMC UV Filter 58mm
YXTM Lens Hood KLEW-60