Thursday, May 08, 2008

Vietnam Trip, Day 3

Seperti halnya hari kedua, hari ketiga (3 Mei 2008) di Vietnam, kami gunakan untuk mengunjungi tempat lain di luar Ho Chi Minh City. Di hari pertama, kami sudah membeli one-day tour ke Mekong Delta River. Jadi kami bangun jam 6.30 pagi karena perjalanan akan dimulai jam 7.30 pagi dari kantor TNK Travel. Pagi itu, tidak jauh dari TNK Travel, kami sarapan croisant keju, roti perancis dan telor (harga total VND 45000) lagi sebelum berangkat.

Kali ini bis yang membawa kami ke Mekong Delta River lebih besar dan lega dibanding bis yang kemarin, mungkin karena pesertanya juga jauh lebih banyak. Perjalanan dari Saigon menuju Mekong Delta River membutuhkan waktu 2 jam lebih. Bagian sungai yang kami kunjungi ada di My Tho, ibukota provinsi Tien Giang.

Cuaca saat itu sangatlah cerah dan panas, padahal pagi harinya sempet turun hujan cukup deras. Sesampainya di sana, sudah banyak kapal-kapal motor yang menunggu. Karena semua sudah diurus oleh pihak travel agen, kami cukup mengikuti arahan tour guide kami, Mr. Khan, untuk mulai naik ke salah satu kapal yang cukup besar. Ternyata satu kapal tidak cukup untuk rombongan kami sehingga Mr. Khan menyewa kapal kecil tambahan.



Kami menghabiskan waktu cukup lama di kapal motor tersebut sebelum merapat ke daratan dimana ada tempat pembuatan coconut candy tradisional. Di sana kita dapat melihat proses pembuatan coconut candy, karena tour guide kami menjelaskan setiap step dengan jelas dan ringkas. Mulai dari proses diperas, dimasak, dicetak, sampai dipotong kecil-kecil dan dibungkus.

Kemudian kami kembali ke kapal motor untuk melanjutkan perjalanan ke Tortoise Island, tempat dimana kami menghabiskan cukup lama untuk makan siang dan beristirahat. Kami satu meja dengan Jack & Doreen (a couple from Singapore) dan seorang lain yang saya lupa namanya (dari UK yang kebetulan baru bertugas di Singapura). Karena kebetulan siang itu hujan tiba-tiba turun lagi, kami jadi punya banyak waktu untuk chit chat tentang pekerjaan dan pengalaman traveling masing-masing. Obrolan itu membuat place-to-visit kami makin panjang. :D

Setelah hujan reda, kami kembali ke kapat motor dan melanjutkan perjalanan ke seberang. Setelah kapal merapat, kami melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki cukup jauh melalui jalan setapak. Setelah mendapatkan jalan beraspal, kami naik kereta kuda yang bisa dinaiki 6 orang (termasuk sang kusir). Kusir kami sangat tua tapi ramah, dan sesekali kami kuatir ketika harus minggir ke sisi jalan ketika berpapasan dengan sepeda motor atau kereta kuda yang lain karena jalan aspal tersebut sangatlah sempit.

Setelah beberapa menit, kami tiba di suatu tempat. Di sana kami disuguhi beberapa macam tropical fruits, seperti: nanas, pepaya, buah naga, nangka, dan jeruk bali (pomelo). Tidak ketinggalan disajikan juga teh dan madu. Sambil menikmati buah-buahan itu, beberapa orang pemusik lokal mulai bermain musik dan bernyanyi lagu-lagu tradisional Vietnam Selatan.

Hal selanjutnya yang membuat kenapa tour ini menjadi sangat menarik adalah perjalanan dengan sampan (rowing boat). Satu sampan bisa dinaiki 5-6 orang (termasuk 1-2 pendayung). Saya sedikit was-was kalau sampan terbalik, EOS 40D baru saya rusak dong. Namun sepanjang perjalanan dengan sampan, tidak terjadi sesuatu yang membahayakan yang bisa membuat sampan terbalik. :D



Perjalanan dengan sampan berakhir di bagian sungai yang besar. Di sana sudah menunggu kapal motor yang membawa kami diawal. Matahari sudah mulai rendah membuat pemandangan menjadi lebih indah dan udaha menjadi sejuk. Menghabiskan sebagian waktu untuk duduk di ujung depan kapal dan menikmati hembusan angin dan semburat jingga di sela-sela awan sungguh-sungguh sangat relaxing. :)

Click here for more pictures. You might need a Multiply account

Exchange rate:
SGD 1.00 = VND 11144 - 11800 (as per 1 May 2008)

Photos courtesy of Boaz Wibowo
If you upload the photos to other sites, you must add the phrase "Photo Courtesy of Boaz Wibowo and iorboaz.multiply.com" somewhere near the photos.

0 comments: