Wednesday, May 07, 2008

Vietnam Trip, Day 2

Di hari kedua (2 Mei 2008) ini, kami bangun sekitar jam 7 pagi karena kami sudah harus berada di TNK Travel sebelum jam 8 pagi untuk mengikuti one-day tour ke Cao Dai Temple & Cu Chi Tunnel yang tiketnya sudah kami beli di hari pertama. Sebelum ke TNK Travel, kami menyempatkan diri untuk sarapan di salah satu restoran di seberang TNK Travel di De Tham Street. Kami memesan 2 menu makanan seharga total VND 39000.

Setelah kenyang dengan roti perancis dan scrambled egg, kami duduk-duduk di TNK Travel sambil menunggu bis yang akan membawa kami ke Cao Dai Temple. Perjalanan menuju Tay Ninh, propinsi dimana Cao Dai Temple berdiri, membutuhkan waktu sekitar 2 jam. Selama perjalanan kita akan disuguhi pemandangan khas pedesaan: bukit, sawah, dan petani. Namun saya lebih banyak tertidur dari pada melihat pemandangan karena sudah sering melihat yang lebih indah di Indonesia.

Akhirnya kami tiba di komplek Cao Dai Temple sekitar jam 11:15 atau 45 menit sebelum misa dimulai, sehingga kami bisa mengunjungi beberapa bangunan indah yang lain sebelum menuju bangunan utama. Kami berjalan-jalan di komplek tersebut sekitar 30 menit, kemudian berjalan menuju temple utama, The Great Holy See Temple, yang dibangun tahun 1926. Sebagian besar orang-orang disana mengenakan pakaian putih-putih untuk menunjukan diri sebagai pengikut Cao Dai.

The Great Holy See Temple adalah salah satu bangunan paling menarik di Asia Tenggara. Tempat inilah pusat Caodaisme, sebuah agama yang mencampurkan Buddhism, Christianity, dan Confucianism. Di bangunan yang berwarna-warni ini, kita bisa menyaksikan Daily Noon Mass yang diadakan pengikut Cao Dai tiap jam 12 siang selama sekitar 1 jam. Kami menyaksikan upacara tersebut dari atas, tempat yang khusus disediakan bagi turis untuk menonton. Di dalam kita bisa memperhatikan bahwa terdapat 7 tingkat lantai yang membedakan level masing-masing pengikut. Semakin depan dan semakin tinggi lantai dimana mereka beribadah, menunjukan tingkat keimanan mereka.

Kami berada di dalam dan menyaksikan mereka beribadah sampai jam 12:50 siang, atau 10 sebelum upacara tersebut selesai. Karena saking asiknya memotret moment-moment menarik dari pengikut Cao Dai dan juga para penyanyi dan pemain musik yang berada di tingkat 2, saya menjadi orang terakhir yang kembali ke bus. Si jontor sudah harap-harap cemas menunggu di bis. :))

Perjalanan selanjutnya adalah menuju Cu Chi Tunnel yang terletak 70 km dari Saigon. Kita harus memberli tiket masuk seharga VND 80000 / orang terlebih dahulu sebelum masuk ke bagian utama tunnel ini. Di tempat inilah para gerilyawan Cu Chi, atau yang sering disebut NLF guerrillas, berjuang melawan operasi militer Amerika. Sebenarnya terowongan ini memiliki panjang sekitar 220 km, namun sebagian besar sudah buntu dan direnovasi. Kami berkesempatan mencoba memasuki salah satu terowongan yang sudah direnovasi agak muat buat turis. Mereka menyebutnya king-size tunnel atau tourist-size tunnel. :D

Terowongan yang saya masuki memiliki panjang sekitar 150 meter dengan lebar sekitar 50-60 cm dan tinggi sekitar 80 cm. Bagi saya terowongan itu sudah sangat sempit dan gelap den pengap, apalagi terowongan yang aseli. Saya sulit membayangkan perjuangan berat para gerilyawan Cu Chi. Tour guide kami yang bernama Mr. Thong mengatakan bahwa terowongan yang asli jauh lebih sempit dan pendek untuk mengindari getaran yang dihasilkan bom-bom yang dijatuhkan pesawat-pesawat Amerika di tempat ini sebagai Free Target Zone. Dijamin kaki-kaki Anda akan bergetar dan pegal-pegal seusai berjalan jongkok atau merangkak di dalam terowongan ini.

Di Cu Chi Tunnel, kita juga menyaksikan sebuah film dokumenter pendek tentang perang Vietnam, tank berkarat yang dulu digunakan Amerika, jebakan-jebakan dibuat gerilyawan Cu Chi, dan lubang besar tempat bom dijatuhkan. Terlalu banyak saksi bisu tentang perang Vietnam di tempat ini. Selain itu ada lapangan tembak bagi kita yang gemar hobi menembak.

Setelah beristirahat sejenak, kami berjalan ke bis untuk kembali ke Ho Chi Minh City. Badan sudah dekil dan lengket, namun gembira karena pengalaman baru ini. :)

Click here for more pictures. You might need a Multiply account.

Exchange rate:
SGD 1.00 = VND 11144 - 11800 (as per 1 May 2008)

Photos courtesy of Boaz Wibowo
If you upload the photos to other sites, you must add the phrase "Photo Courtesy of Boaz Wibowo and iorboaz.multiply.com" somewhere near the photos.

3 comments:

Join sonv5mom3 said...

Vietnam GuideGuide to Vietnam, all you need when you to Vietnam, culture, travel, Video...

Join sonv5mom3 said...

Vietnam GuideGuide to Vietnam, all you need when you to Vietnam, culture, travel, Video...

fu1uqwbc said...

Have you seen this new sustainable travel website.
http://www.footprintsvietnam.com

From their website:
Founded in 2003, Whole Travel is a portal for discovering sustainable travel opportunities. What does this mean? We’ve searched the globe to bring together thousands of unique, undiscovered and most importantly sustainable travel destinations. We then deliver the information to you in an easy to use, streamlined format.

- Vietnam tour

- Vietnam Travel Tips